2 Tahun 7 Bulan lalu, saat kita bertemu. cinta pada pandangan pertama gua yang gua rasakan untuk pertama kalinya, hanya gua yang merasakan hal tersebut, sedang lo nggak. Bahkan sampai sekarang, perasaan yang gua simpen selama ini, hingga sekarang, lo masih belum balik merasakan hal tersebut. apa yang ada dalam fikiran lo ? Kebencian ? Ketidaksukaan ? Kedendaman ? Apa ?! Apa yang lo fikirkan selama ini hingga lo belum bisa dan belum mau terima perasaan gua dan belum bisa terima gua hadir dalam hidup lo ?
Selalu salah. Gua bingung, apa yang gua lakukan, agar gua bisa menarik perhatian pria secuek dan sejutek lo seakan nggak pernah bener. Gua seakan berlari mengejar angin dan berharap menangkapnya, dan itu nggak mungkin. jika gua terus melakukan itu berarti gua bodoh. Tubuh lo bukanlah angin bukan? Yang nggak mungkin bisa digenggam satu manusiapun ? Hati lo pun bukanlah batu bukan ? yang nggak bisa merasakan perasaan manusia. Tapi gua berfikir, kenapa lo itu seakan seperti angin dan batu ? Tubuh lo seakan nggak bisa digenggam dan hati lo seakan padat, keras
Gua juga tau kata kata yang lo ucap di dalam diri lo ketika melihat gua "Berubah, jatuh cinta dengan orang lain, karena gua nggak suka sama lo" ya'kan ? Gua rasa ya. Gua pun udah berusaha semampu gua, gua udah mencoba mencari orang lain, selain lo. Orang yang mampu membahagiakan gadis bodoh seperti gua, Gua udah berusaha mencari, saat gua dapetin orang tersebut, gua belajar mencintainya tapiii,, gua masih mencari cari lo. Entah kenapa , mungkin karena emang gua nggak bisa merubah perasaan ini lagi. Nggak bisa di ubah lagi, gua masih susah bilang "gua nggak suka" ke lo. Lo nggak akan tau itu karena lo nggak pernah merasakan hal tersebut. ya'kan?
Misal lo paku, dan hati gua itu batu. Paku yang udah gua tancapkan ke batu dan di biarkan aja selama 2 tahun lamanya, batu itu udah pasti mengalami banyak hal, seperti terkena siraman hujan, dan tumbuh lumut lumut didekat paku tersebut bahkan paku tersebut sampai berkarat. Lalu tiba tiba si penancap paku tersebut ingin mencabut paku tersebut setelah lamanya paku itu tertancap di batu tersebut. Mencabut dengan tangan kosong, apa bisa ? atau hanya dengan sekali tarikan palu tanpa strategis ? Mana mungkin. anggap saja perasaan yang gua alami selama ini adalah itu. Bisa lo memahami semua itu ?
Sebenarnya bukan cinta yang salah, bukan kita yang salah tapi, takdir yang salah sudah mempertemukan kita dan menaburkan benih cinta dihati gua. Bodoh, sungguh bodoh, kenapa takdir harus mempertemukan kita ? Gua lelah menerima takdir gila ini, mencintai lo seakan bodoh, tetapi gua suka. Namun, kenapa hanya gua yang merasakan takdir gila ini, sedang lo ? lo seakan nggak pernah mengalami takdir gila ini, padahal jelas kita udah lama bertemu, walaupun awal kita bertemu adalah perkelahian. Tapi tak disa di ubah, takdir tetaplah takdir. Mau tak mau tetap harus diterima.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar