Pink Arrow, Bow Tie Hearts Blinking, Letter R

- Hello Creative People!

Minggu, 25 Februari 2018

Bahasa Jurnalistik

  • Penggunaan bahasa jurnalistik di media massa menurut saya
          Menurut saya, penggunaan bahasa jurnalistik di media massa sangat penting dan perlu diperhatikan. Terkadang, ada berita yang kurang bahkan tidak sesuai dengan karakteristik bahasa jurnalistik.
             Penggunaan bahasa jurnalistik haruslah lugas dan tidak bertele-tele. Sehingga dapat membuat khalayak sebagai konsumen dapat memahami apa yang akan disampaikan.
        Dalam penggunaan bahasa jurnalistik juga harus dapat menarik perhatian khalayak dan , baik judul maupun isi informasi. Karena tujuan utama media massa dalam menyampaikan suatu informasi agar khalayak/masyarakat tertarik membacanya serta informasi tersebut bermanfaat untuk masyarakat.
  • Contoh Berita

Serangan Beruntun di Ghouta Timur Tewaskan Hampir 500 Warga

Willy Haryono    •    Sabtu, 24 Feb 2018 18:28 WIB


Seorang relawan berada di zona konflik di Saqba, Ghouta Timur, Suriah, 23 Februari 2018. (Foto: AFP/ABDULMONAM EASSA)

Beirut: Serangan udara terbaru menghantam Ghouta Timur selama tujuh hari berturut-turut, Sabtu 24 Februari 2018, di tengah upaya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menerapkan gencatan senjata. 

Sejak pekan lalu, pasukan rezim Suriah membombardir Ghouta Timur dengan total korban tewas sejauh ini hampir mencapai 500 warga sipil, termasuk lebih dari 100 anak-anak. Data didapat dari grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights atau SOHR.

SOHR menyebut serangan terbaru di Ghouta timur menewaskan sedikitnya 21 warga sipil, termasuk 12 dari mereka di Douma. 

Dalam serangan pada Jumat, masih dari data SOHR seperti dilansir AFP, kematian di Ghouta Timur mencapai total 41, termasuk 17 anak-anak.

Disebutkan SOHR bahwa serangan udara dilancarkan Suriah dan Rusia. Moskow, yang ikut terlibat dalam konflik Suriah pada 2015, membantah terlibat dalam bombardir di Ghouta Timur. 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan aksi Rusia di Suriah belakangan ini "memalukan."

DK PBB tadinya hendak menggelar pemungutan suara mengenai kerangka resolusi gencatan senjata di Suriah. Namun karena Rusia menolaknya, pemungutan suara diundur hingga Sabtu ini. 

Resolusi berisi desakan menerapkan gencatan senjata di Suriah selama satu bulan untuk penyaluran bantuan kemanusiaan dan evakuasi medis.

          Dari hasil analisis saya, penggunaan bahasa jurnalistik berita yang saya ambil ini cukup lugas. Jurnalis dengan cermat menyampaikan informasi dengan jelas dan mudah dipahami.
        Namun ada kata, seperti dalam kalimat "DK PBB tadinya hendak menggelar pemungutan suara..." yang sebaiknya diubah menjadi "Mulanya, DK PBB hendak menggelar pemungutan suara..." agar lebih efektif.
          Serta kurang jelasnya bagaimana kronologis terjadinya serangan beruntun di Ghouta Timur hingga menyebabkan hampir 500 orang terbunuh. Ia lebih banyak menjelaskan jumlah warga yang tewas terbunuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar